Demi Pelayanan Tetap Maksimal Dokter Kandungan RSUD Ploso Jombang Ini Batasi Pasien

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Informasipro.com
Jombang – Sebagai Ketua Komite Mutu RSUD Ploso, Jombang, dr Dian Fathul Jannah SpOG, harus memahami berbagai aspek pelayanan rumah sakit.

Mulai dari sistem kerja hingga potensi risiko yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan.

Melalui peran tersebut, ia banyak belajar tentang manajemen pelayanan kesehatan. Serta pentingnya kerja sama antartenaga medis dan nonmedis.

Baginya, setiap tanggung jawab yang diberikan merupakan kesempatan untuk terus belajar dan memberikan kontribusi lebih luas.

Ia memiliki cara pandang tersendiri dalam menjalani berbagai peran tersebut. Baginya, setiap tantangan hidup merupakan bagian dari proses pembelajaran.

”Saya selalu memaknai bahwa apa pun yang terjadi dalam hidup ini adalah cara Tuhan mendidik kita,” katanya.

Dengan keyakinan tersebut, dr Dian menjalani setiap hari dengan semangat untuk tetap memberi manfaat bagi orang lain.

Selama masih diberi kesehatan dan kesempatan, ia berharap dapat terus menjalankan profesinya dengan sebaik mungkin.

Serta membantu sebanyak mungkin pasien yang membutuhkan.

Baca Juga :  Prosesi Sedekah Dusun Otok: Sebuah Penghormatan Untuk Mbah Redjo dan Mbah Paing Yang Membentuk Dusun Otok

Sebagai dokter spesialis kandungan, ia juga harus menjalani ritme kerja yang tidak mengenal waktu.

Telepon dari rumah sakit bisa datang kapan saja untuk melaporkan kondisi pasien atau meminta keputusan medis.

“HP wajib on 24 jam,’’ ujarnya.

Bahkan di malam hari, ia tetap harus siap menerima konsultasi dari tenaga kesehatan yang menangani pasien di ruang perawatan.

’’Dokter kandungan itu tidak bisa benar-benar mematikan telepon. Perkembangan pasien harus terus dipantau,’’ katanya.

Dipantau sesuai dengan perubahan ibu maupun bayi dalam kandungan. Sehingga pasien betul-betul tertangani sesuai dengan indikasi yang ada.

Pasien yang diprediksi bisa lahir normal maka diupayakan lahir normal.

Situasi seperti itu membuat waktu istirahat sering kali terpotong. Namun baginya, hal tersebut sudah menjadi bagian dari tanggung jawab profesi.

Meski demikian, ia menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan diri.

Karena itu ia memilih membatasi jumlah pasien yang ditangani setiap hari agar tetap dapat bekerja secara optimal.

Baca Juga :  Musrenbang BAPPEDA Jombang: Membangun Kabupaten Jombang Menuju Masa Depan yang Gemilang

’’Sebagai dokter perempuan, saya sadar fisik juga ada batasnya. Jadi saya membatasi jumlah pasien supaya pelayanan tetap maksimal,’’ tuturnya.

Di balik kesibukannya sebagai dokter spesialis kandungan, dr Dian menjalani kehidupan yang penuh tantangan sekaligus keteguhan.

Belajar dari kedua orang tuanya yang moderat dalam mendidik, dr Dian tidak pernah memaksa kedua anaknya menjadi dokter.

Dia terus mendukung anak-anaknya sesuai dengan passion masing-masing.

Kini kedua anaknya, Amany Jylan Irfani, dan Nadiah Dina Fitri Irfani telah beranjak dewasa dan sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Meski ibunya berprofesi sebagai dokter, keduanya tidak memilih jalur yang sama.

Saya tidak pernah memaksakan pilihan profesi kepada anak-anak,’’ ucapnya.

“Ia justru selalu menekankan pentingnya memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kenyamanan diri.

’’Yang penting itu passion. Karena pekerjaan itu akan dijalani sepanjang hidup,’’ tegasnya.
(Angga)

Penulis : Angga

Berita Terkait

Danrem 082/CPYJ Pantau 107 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Jombang
RSUD Ploso Jombang Hadirkan Promo Vaksin HPV Terjangkau, Cegah Kanker Serviks Mulai Rp450 Ribu
RSUD Ploso Jombang Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Persatuan dalam Pelayanan
Bupati Warsubi Resmi Luncurkan POPKAB Piala Bupati Jombang 2026 — Lahirkan Atlet Muda Berkarakter
Polres Jombang Tingkatkan Literasi Digital Pelajar melalui Sosialisasi dan Edukasi Paham AI
Bhabinkamtibmas Polsek Mojoagung Tinjau Lahan Jagung di Desa Betek
Desa Segodorejo kecamatan Sumobito Jombang Realisasikan Pembangunan Jalan Paving Lewat Progam Desa Mantra
Tiga Penghargaan Diraih Sekaligus, Dishub Jombang Bukti Kinerja Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Danrem 082/CPYJ Pantau 107 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Jombang

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:52 WIB

RSUD Ploso Jombang Hadirkan Promo Vaksin HPV Terjangkau, Cegah Kanker Serviks Mulai Rp450 Ribu

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:43 WIB

RSUD Ploso Jombang Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Persatuan dalam Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Bupati Warsubi Resmi Luncurkan POPKAB Piala Bupati Jombang 2026 — Lahirkan Atlet Muda Berkarakter

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Jombang Tingkatkan Literasi Digital Pelajar melalui Sosialisasi dan Edukasi Paham AI

Berita Terbaru