JOMBANG – Hotel Fatma menjadi saksi dari kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang memukau tentang strategi pengamanan produksi padi pada Jumat (24/11/2023). Acara yang dihadiri oleh Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, Guntur Sasono, Kepala Dinas Pertanian Jombang, Muchamad Rony, dan narasumber terkemuka, Andi Amdan Sulaiman, berhasil menarik perhatian sekitar 200 peserta dari masyarakat Jombang.
Tujuan utama dari bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait strategi pengamanan produksi padi. Dalam era ketahanan pangan yang semakin penting, langkah-langkah yang tepat dalam mengamankan produksi padi menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Guntur Sasono, Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, secara tegas menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelancaran produksi padi. “Kita harus bersama-sama memastikan bahwa padi, sebagai salah satu sumber makanan pokok, tersedia dengan cukup dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Jombang, Muchamad Rony, menyampaikan informasi terkini mengenai kebijakan dan program pemerintah dalam pengamanan produksi padi. Ia juga menyoroti langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh petani dan stakeholder terkait untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian.
Andi Amdan Sulaiman, seorang narasumber yang telah diakui keahliannya dalam bidang pertanian, memberikan wawasan mendalam tentang strategi pengamanan produksi padi. Dalam presentasinya, ia menguraikan langkah-langkah inovatif dan praktis yang dapat diimplementasikan oleh para petani untuk menghadapi tantangan dalam memproduksi padi secara efisien.
Peserta bimtek yang hadir dari berbagai latar belakang baik petani maupun pihak terkait lainnya, antusias mengikuti presentasi dan berdiskusi aktif selama sesi tanya jawab. Mereka berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang strategi pengamanan produksi padi dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam praktik sehari-hari.
Dengan suksesnya bimtek ini, diharapkan masyarakat Jombang semakin sadar akan pentingnya pengamanan produksi padi dan siap untuk berkontribusi dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Acara ini juga menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.









