Jombang, Informasipro– 17 Oktober 2024 – Menjelang Pilkada serentak 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang menggelar sosialisasi pendidikan politik dan gerakan anti korupsi. Acara ini berlangsung di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Narasumber acara ini adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang, Dafid Budiyanto, dan Penyuluh Anti Korupsi Pertama, Eko Prasetyo. Dalam kesempatan ini, Asisten 1 Setdakab Jombang, Purwanto, mewakili PJ Bupati Jombang, menekankan pentingnya menciptakan suasana damai selama proses pemilihan.
“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menciptakan suasana yang tentram dan damai pada saat Pilkada, serta mencegah tindak pidana korupsi di seluruh elemen masyarakat,” ungkap Purwanto.

Ia juga menambahkan bahwa lahirnya pemimpin yang baik, jujur, dan adil akan berkontribusi pada terwujudnya pemerintahan yang baik dan masyarakat yang sejahtera. Purwanto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang, Anwar, juga menggarisbawahi pentingnya menanamkan perilaku anti korupsi sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menjelaskan bahwa integritas adalah kunci untuk mencegah tindak pidana korupsi.
“Membangun budaya integritas di lingkungan kita adalah tugas bersama. Seseorang yang menjaga integritas akan cenderung menjauhi korupsi,” tegas Anwar.
Anwar menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya pengawasan. Ia menyatakan bahwa hasil pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menunjukkan tidak ada kesalahan. Namun, jika ditemukan kesalahan administratif yang merugikan keuangan negara, pihak terkait harus mengembalikan kerugian tersebut dalam waktu 60 hari setelah laporan diterima.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, Jombang berharap dapat menjalani Pilkada 2024 dengan aman dan damai, sekaligus berkomitmen untuk memerangi korupsi demi masa depan yang lebih baik.









