Jombang, Informasipro- Pada hari Kamis, 15 Februari 2024, dr. Hendri Marjuki, direktur RSUD Ploso Jombang, memimpin rapat kerja yang penting untuk merencanakan masa depan RSUD tersebut. Rapat yang diadakan di gedung CSSD ini mengikuti dasar hukum Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 Pasal 31 Ayat 2.
Tema yang diambil dalam rapat kerja tahun 2025 ini adalah “Hirilisasi Agrobisnis.” Para peserta rapat termasuk perwakilan dari OPD Pemkab Jombang, organisasi masyarakat, dan RSUD Jombang, berkumpul untuk merumuskan langkah-langkah strategis guna mengembangkan RSUD Ploso Jombang.

Dalam rapat tersebut, dr. Hendri Marjuki mempresentasikan pencapaian hasil kerja RSUD Ploso pada tahun 2023, termasuk jumlah anggaran yang dikeluarkan dan sasaran yang telah tercapai. Dr. Hendri juga menekankan pentingnya meningkatkan akuntabilitas dan kinerja perusahaan daerah (PD) guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan RSUD Ploso.
Tahun 2025 dijadikan momen bagi RSUD Ploso untuk memberikan inovasi dalam layanan kesehatan. Salah satunya adalah pengenalan layanan baru bernama Sifatimah dan Sitarobmanis, yang menawarkan solusi kesehatan holistik kepada pasien. RSUD Ploso juga akan menyediakan layanan poli kesehatan tradisional yang meliputi akupuntur, konsultasi herbal, akupresur, dan yoga khusus untuk ibu hamil.
Selain itu, RSUD Ploso juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan menuju transformasi TI (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dari tipe D. Hal ini akan memperkuat efisiensi dan efektivitas operasional rumah sakit, serta meningkatkan kepuasan pasien.
Rapat kerja ini diharapkan dapat memberikan arah yang jelas bagi RSUD Ploso Jombang dalam menjalankan tugasnya sebagai penyedia layanan kesehatan yang berkualitas. Dengan fokus pada hirilisasi agrobisnis dan inovasi pelayanan, RSUD Ploso siap menghadapi tantangan dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat Jombang.









