Informasipro.com
Jombang – Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (25/2/2026) sore. Sepasang suami istri menjadi korban perampokan yang dilakukan empat orang pelaku bersenjata tajam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB di depan rumah warga, tepatnya di depan TK Kartika IV-56, Desa Sumobito.
Kapolsek Sumobito, Bagus Tejo Purnomo, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Korban diketahui bernama Loo Sianturi (67) dan istrinya Lilik Anggraini (62), keduanya warga Dusun Sumobito, Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang,”terangnya.
Bagus Tejo menjelaskan, kejadian bermula saat kedua korban pulang dari toko miliknya menggunakan sepeda motor Honda Prima sekitar pukul 17.35 WIB menuju rumahnya yang berada di dekat tempat ibadah Katolik Desa Sumobito.
“Sesampainya di depan rumah warga (depan TK Kartika IV-56), sepeda motor yang dikendarai korban dipepet dua orang pelaku yang mengendarai Suzuki Satria warna hitam hingga korban berhenti di pinggir jalan,”jelasnya.
Tak lama berselang, lanjut Bagus Tejo, dua pelaku lain yang mengendarai Honda Vario warna putih datang dari arah belakang dan menabrak sepeda motor korban.
Dua pelaku yang dibonceng kemudian turun dan mengeluarkan senjata tajam jenis parang. Salah satu pelaku berusaha merebut tas karton yang dibawa Lilik Anggraini yang berisi uang tunai sekitar Rp10 juta,”imbuhnya.
Karena korban mempertahankan tas tersebut, salah satu pelaku membacok tangan kiri korban hingga mengalami luka serius dan mengeluarkan banyak darah.
“Loo Sianturi yang berusaha menolong istrinya juga terkena sabetan parang di bagian punggung,”paparnya.
Setelah berhasil merampas tas berisi uang, keempat pelaku melarikan diri dengan berputar arah ke barat lalu menuju selatan meninggalkan lokasi kejadian.
“Dua warga sekitar yang berada di dekat lokasi kejadian menyaksikan peristiwa tersebut. Namun, keduanya tidak berani memberikan pertolongan karena para pelaku membawa senjata tajam,”ungkap Bagus Tejo.
Ia menambahkan, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, pelapor mendatangi Polsek Sumobito untuk membuat laporan resmi,”katanya.
(Angga)
Penulis : Angga









