Jombang, 12 Januari 2024 – Anggota DPR-RI dari komisi 4 yang menangani pertanian, kelautan, dan pangan, Guntur Sasono, melakukan kunjungan penting ke Desa Janti Mojoagung, Jombang. Acara tersebut merupakan rangkaian silaturahmi, peninjauan bantuan lele, dan sosialisasi pemilu 2024 yang digelar pada hari ini.
Dalam kunjungannya, Guntur Sasono memberikan tawaran menarik kepada kelompok ternak, terutama para ibu-ibu di Desa Janti. Mereka diajak untuk meminta pelatihan kue, pengolahan ikan, dan makanan berbahan dasar ikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menyajikan makanan sehat bagi keluarga.
Sebagai tuan rumah, Hari, selaku Ketua Pokmas Desa Janti, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Guntur Sasono kepada Pokmas Janti. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Janti.

Namun, dalam kesempatan tersebut, Guntur Sasono tidak dapat hadir secara langsung karena memiliki kegiatan bersamaan di tempat lain. Melalui perwakilannya, Retno Guntur Sasono, ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya dan tetap memberikan pesan kepada masyarakat terkait pentingnya mensosialisasikan pemilu.
Retno Guntur Sasono juga menginformasikan bahwa program P2 L (Pekarangan Pangan Lestari) akan memberikan bantuan sebesar 50 juta rupiah untuk setiap kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pertanian atau peternakan guna mencapai ketahanan pangan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Guntur Sasono juga menekankan pentingnya menekan angka stunting pada bayi dan balita dengan meningkatkan penyerapan gizi. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar generasi muda dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas.
Kunjungan Guntur Sasono ke Desa Janti Mojoagung ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani, nelayan, serta masyarakat Desa Janti secara keseluruhan. Dengan adanya bantuan dan sosialisasi pemilu, diharapkan Desa Janti dapat mengembangkan potensi pertanian dan peternakan, serta terlibat aktif dalam proses demokrasi pada pemilu mendatang.









