Informasipro, Jombang —
Humas RSUD Jombang menyapa Ruang berbagi kesehatan yang dikemas santai, hangat, dan mudah dipahami. Memberikan edukasi menjawab pertanyaan yang sangat sering timbul pada masyarakat tentang HIV atau AIDS. Rabu 10/6/2026.
Dr. Muhammad Burhannudin, Sp. PD menyampaikan, “HIV atau Aids menular melalui hubungan seksual pada laki-laki ke perempuan, atau sesama jenis, dan juga ibu ke anak, jarum suntik bekas dari orang yang mempunyai virus penyakit HIV atau AIDS.”
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem imun kekebalan tubuh. Sementara itu, AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala berbagai penyakit yang muncul sebagai tahap akhir dari infeksi HIV. Tetapi tidak dari keturunan.
HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, secara spesifik menyasar sel darah putih yang disebut sel CD4, setelah masuk ke dalam tubuh manusia.
“Gejala HIV bervariasi tergantung pada tahap infeksinya. Sering kali bermula sebagai gejala mirip flu seperti demam, nyeri otot, ruam, dan pembengkakan kelenjar dalam 2–4 minggu setelah terinfeksi. Setelah itu, virus bisa masuk ke fase tanpa gejala bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi AIDS dengan keluhan yang lebih parah,” tutur Dr. Muhammad Burhannudin, Sp. PD.
Pencegahan HIV melalui ABCDE: Abstinance (tidak berhubungan seks di luar nikah), Be faithful (setia pada pasangan), Condom (gunakan kondom), Drugs (hindari narkoba/jarum suntik bersama), dan Education (edukasi).
Selain pencegahan, masyarakat juga perlu memahami pentingnya deteksi dini. Pemeriksaan HIV dapat dilakukan melalui tes, sehingga apabila seseorang terinfeksi dapat segera mendapatkan penanganan. Dengan pengobatan yang tepat, perkembangan penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup penderita bisa tetap terjaga.
Edukasi dan saling menjaga juga sangat diperlukan, agar tidak ada stigma atau diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV. Penularan dapat dicegah, dan informasi yang benar membantu masyarakat untuk lebih waspada serta mengambil langkah yang tepat.
Humas RSUD Jombang mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan apabila merasa berisiko, dengan datang ke layanan kesehatan setempat. Informasi yang benar dan akses layanan yang tepat dapat membantu mencegah penularan sekaligus mendukung penanganan lebih dini.
Penulis : Angga









