Jombang, Informasipro- Bulaga, acara tahunan yang diselenggarakan di kabupaten Jombang, kembali hadir dengan kejutan yang menarik. Kali ini, Dinas Pertanian Jombang mempersembahkan nuansa baru yang unik dan menonjolkan alat pertanian ramah lingkungan di dalam lapangan desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Jombang pada tanggal 28 Februari 2024.
Dalam Bulaga tahun ini, berbagai STAN (Satuan Tugas) dari berbagai unsur ikut berpartisipasi, termasuk Dinas Pertanian, Bank, dan lainnya. Namun, yang paling mencuri perhatian warga adalah STAN Dinas Pertanian yang menampilkan pelayanan dengan tema pedesaan yang mengedepankan penggunaan alat pertanian terbuat dari bambu, kayu, dan jerami.
Kepala Dinas Pertanian, Ir. Roni, dengan antusias menyampaikan, “Di tengah tingginya inflasi terutama pada komoditas beras, kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa penanaman padi saat ini akan menghasilkan panen yang maksimal. Melalui konsep ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, terutama para petani, bahwa kami sangat peduli dengan situasi ini. Kami juga ingin memberikan dukungan kepada para petani di Jombang.”

Dalam STAN Dinas Pertanian, pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan langsung alat-alat pertanian yang berbeda dari yang biasa mereka jumpai. Bambu, kayu, dan jerami dipadukan menjadi alat pertanian yang efisien, ramah lingkungan, dan terjangkau. Alat-alat ini dirancang untuk membantu petani dalam meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, sambil menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, Dinas Pertanian Jombang juga menyediakan berbagai informasi dan konsultasi gratis kepada petani terkait teknik pertanian modern, penggunaan pupuk organik, dan cara menghadapi perubahan iklim. Mereka juga menawarkan pelatihan dalam pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, seperti makanan olahan dan kerajinan tangan.
Bupati Jombang, yang turut hadir dalam acara Bulaga, mengapresiasi inovasi dari Dinas Pertanian. Beliau menyatakan, “Langkah Dinas Pertanian Jombang ini sangatlah penting dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. Konsep alat pertanian ramah lingkungan ini tidak hanya membantu petani meningkatkan produktivitas, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan. Kami berharap konsep ini bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten lain dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan.”
Acara Bulaga tahun ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga Jombang, terutama para petani. Dengan adanya pelayanan dan informasi yang disediakan oleh Dinas Pertanian, diharapkan petani dapat menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan dengan lebih baik, serta mampu meningkatkan kesejahteraan mereka di masa depan.









