Gantung Diri di Jombang: Mengapa Pria Paruh Baya Ini Memilih Jalan Tragis?

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, 28 Agustus 2025 – Sebuah insiden tragis terjadi di Dusun Banjaragung, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, di mana seorang pria paruh baya bernama Sariono (71) ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Penemuan ini terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, oleh pemilik rumah, Luluk Indarwati (45).

 

Kapolsek Bareng, AKP Mustoib, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari kepala dusun setempat. “Kami segera mengirim anggota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pisah Sambut Sekretaris Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Jombang: Sunyoto Pamit Setelah 28 Tahun Pengabdian

 

Luluk, saat membuka pintu rumah, terkejut melihat Sariono menggantung di jeruji besi jendela teras rumahnya. Korban menggunakan kabel telepon berwarna hitam dan korset kain berwarna coklat sebagai alat untuk mengakhiri hidupnya. Setelah menemukan jenazah, Luluk segera memanggil tetangganya, Sukadi (71), yang saat itu sedang berolahraga pagi. Keduanya kemudian melaporkan kejadian ini kepada Kepala Dusun, Moch. Rofik (46).

 

Mengingat korban tidak memiliki keluarga, Moch. Rofik langsung melaporkan insiden ini ke Polsek Bareng. Tim gabungan, termasuk petugas medis dan tim identifikasi, segera melakukan pemeriksaan. Hasil visum luar menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurut keterangan Kapolsek, diduga Sariono mengakhiri hidupnya akibat depresi yang berkaitan dengan penyakit yang dideritanya dan hidup sebatang kara.

Baca Juga :  Operasi Satpol PP Jombang: Penyergapan Rokok Ilegal di Kecamatan Peterongan dan Ngoro, Ribuan Rokok Disita!

 

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Sariono diserahkan kepada perangkat desa dan warga setempat untuk pemakaman. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan perhatian terhadap orang-orang di sekitar kita.

Berita Terkait

Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya
Akselerasi Pemerataan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang
Perhutani KPH Jombang Gelar Harlah Perhutani Ke 65 Sekaligus Sampaikan Pesan Dirut Bersama Divre Jatim
Polres Jombang GelarApel Pagi dan Halalbihalal, Perkuat Soliditas Pasca Idulfitri
6 Bus Angkutan Lebaran Gratis, Layani 300 Pemudik Di Berangkatkan Pemkab Jombang 
Demi Pelayanan Tetap Maksimal Dokter Kandungan RSUD Ploso Jombang Ini Batasi Pasien
Giat Rutin Tahunan SPBU 54.614.18 Tambak Rejo Kabupaten jombang Salurkan zakat dan santunan Anak Yatim
Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos PPKS dan PSKS di Lapangan Pemkab Jombang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:26 WIB

Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya

Jumat, 10 April 2026 - 20:23 WIB

Akselerasi Pemerataan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:30 WIB

Perhutani KPH Jombang Gelar Harlah Perhutani Ke 65 Sekaligus Sampaikan Pesan Dirut Bersama Divre Jatim

Senin, 30 Maret 2026 - 14:07 WIB

Polres Jombang GelarApel Pagi dan Halalbihalal, Perkuat Soliditas Pasca Idulfitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:32 WIB

6 Bus Angkutan Lebaran Gratis, Layani 300 Pemudik Di Berangkatkan Pemkab Jombang 

Berita Terbaru