Jombang, Informasipro – Suasana penuh syukur dan kebahagiaan menyelimuti Desa Keras, Kecamatan Diwek, pada Sabtu, 10 Agustus 2024, saat masyarakat merayakan tradisi Sedekah Bumi. Upacara adat ini merupakan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas hasil bumi yang melimpah. Masyarakat Desa Keras, yang dikenal dengan pelestarian kearifan lokal, kembali menunjukkan komitmennya terhadap tradisi ini.
Acara puncak dilaksanakan pada Senin malam, 12 Agustus 2024, di Pendopo Balai Desa Keras, bersamaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Momen ini dihadiri oleh Camat Diwek, Agus Sholihudin, S.Ag., M.Si, Ketua AKD Jombang, H. Warsubi, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Agus Sholihudin mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini, berharap Desa Keras semakin maju dan sejahtera. “Semoga pembangunan di desa ini berjalan sukses, baik fisik maupun non-fisik,” ujarnya.

Kepala Desa Keras, Sukardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan acara. Dia menekankan pentingnya kerjasama masyarakat dan dukungan dari PT. Kembang Kembar Group dalam merealisasikan acara ini.
Sukardi juga menambahkan, “Dengan adanya Sedekah Desa, kita berharap mendapatkan berkah.” Tradisi ini diawali dengan doa bersama di Punden Sentono Agung, dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit yang memukau.
H. Warsubi, Ketua AKD Jombang, menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir dalam acara tersebut. Dia berharap masyarakat Desa Keras senantiasa diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah. Selain itu, dia meminta dukungan masyarakat untuk pencalonannya sebagai Bupati Jombang, mengajak warga bersama-sama membangun Jombang yang lebih baik.
Acara ditutup dengan penampilan tari remo dan campursari yang memukau, diikuti dengan pagelaran wayang kulit yang membuat seluruh masyarakat Desa Keras antusias dan bahagia. Kemeriahan ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial dan budaya di tengah masyarakat. (SH)









