Perhutani KPH Jombang Perkuat Kelestarian Hutan Sambut Baik Rencana Usaha Produktif PIM Dan Forsil Di Jabung

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JOMBANG, Informasipro – PERHUTANI (29/12/2025) | Perhutani  Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, Perkuat Kelestarian Hutan, dorong rencana usaha produktif pihak (Forsil) Forum Silaturahmi Petani Hutan Mojokerto dan (PIM) Perkumpulan Indonesia Muda Jatim Timur.

Dengan menyampaikan Perhutanan Sosial, usaha produktif dan pelestarian hutan, di wilayah hutan RPH Lebak Jabung, BKPH Jabung.

Serta Peraturan Direksi Perhutani Nomor, 13/PER/DIR/8/2023 tanggal 31 Agustus 2023. Tentang perkoprasian dan Pedoman skema Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) dan Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP).

Kegiatan hari ini dilaksanakan di Kantor Perhutani KPH Jombang  pada Senin (29/12).

 

Administratur Perhutani KPH Jombang Enny Handhayany Y.S. mengungkapkan, perlu diketahui bahwa Perhutani dalam mengemban amanah Negara sebagai pengelolah hutan Negara wajib menjalankan berbagai aturan aturan yang berlaku, termasuk bagaimana agar suksesnya program Negara, tentang ketahanan pangan,  swasembada pangan nasional,  wajib mengedepankan berjalanya proses kelestarian hutan.

Di sini kita juga perlu melibatkan  masyarakat setempat diberbagai kegiatan,  termasuk membuka peluang lapangan pekerjaan guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat bagi yang ikut bekerja,” Kami juga mendorong  usaha produktif lainya  seperti wisata alam, ternak,  tanaman kehutanan yang bernilai ekonomi dan lain sebagainya sebagai kegiatan  kelola sosial yang dilakukan Perhutani, ada ruang bagi masyarakat sekitar hutan”.

Enny menambahkan disini kami membuka peluang bagi masyarakat dan siapapun, kami sangat mengapresiasi, mengenai berbagai  rencana tanaman pohon berbuah, diselah tanaman kehutanan, ternak Madu lebah, wisata alam maupun wisata religius.

Kami  terbuka, agar kami dapat menentukan sikap, menyamakan persepsi, sebagai solusi bersama ,untuk keberlangsungan semua pihak, dan terjaganya kelestarian hutan.

Dalam pelaksanaan  kemitraan usaha produktif, seperti bersama LMDH yang sudah berjalan, dan yang memungkinkan KKPP, sudah berkoperasi dan berbadan usaha, untuk yang belum ada koperasi  kita dorong, juga kita jembatani, kawal, serta kita bantu.

Mari berdayakan masyarakat melalui Koprasi, dengan adanya perkoprasian yang berjalan pastinya  akan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya, sebagai dukungan berbagai usaha produktif  di kawasan hutan,” Terang Enny.

 

Alfian Rachmat Darmawan Kepala Kompartemen Hukum dan Advokasi PIM (Perkumpulan Indonesia Muda) Jawa Timur,  mengatakan tujuan kami untuk menjalin komunikasi serta berkolaborasi bersama Perhutani, agar menemukan titik terang, prosedur legalitas pengembangan usaha produktif di kawasan hutan bersama masyarakat setempat, “Sekiranya seperti apa saja langkah langkah yang perlu dilaksanakan, agar tak ada pihak yang dirugikan, sehingga nol konflik”.

Pada intinya kepentingan semua pihak sama, bagaimana agar kelestarian hutan berjalan, segi ekologis terpenuhi dan sosial ekonomi petani hutan juga dapat berjalan,”menurut Alfian

 

Achmad Yani Ketua Forsil (Forum Silaturahmi) Petani hutan kabupaten Mojokerto, mengatakan berbagai rencana untuk peluang usaha bagi masyarakat ditempatnya, antaranya pengembangan jambu mente bersama Infestor minimal yang ditanam 200 pohon, pengembangan wisata rintisan wisata alam dan wisata religius mulai Petilasan Gajah Mada, Outbond, Perkemahan, Pramuka, Arung jeram.

Baca Juga :  Budi Santoso Anggota DPRD Banyuasin Fraksi PKS Serap Aspirasi Masyarakat di Dapil lll

Karena selama ini belum ada kepastian, maka dari itu kami minta arahan seperti apa prosedurnya.

Mengenai prasarat ijin legalitas, hak dan kewajipan untuk pengajuan berbagai usaha produktif masyarakat, agar bisa dikelolah bersama masyarakat.

Harapan  kami untuk memperoleh dukungan, pengawalan dari Perhutani maupun Infestor, supaya pengajuan pengelolaan yang kita ajukan, untuk wisata rintisan dan usaha lainya, dapat diterima, sebagai mata pencaharian masyarakat setempat,” Kata Yani

 

Rois (Konsultan humas PIM Jatim) menyampaikan terimakasih atas  waktunya, sehingga kami bisa bersilahturahmi, agar sama sama jalan ,antara Perhutani investor  bersama masyarakat,”Mungkin bisa dijadwalkan kumpul musyawarah lain waktu lagi, menyamakan persepsi dengan tujuan yang sama, supaya semua berjalan dengan semestinya”,Pungkas Rois

 

Dengan tanaman kehutanan berbuah seperti pohon  Pete, Durian, Alpokat, Nangka, serta usaha wisata alam, diharapkan akan semakin mendukung meningkatkan kelestarian hutan di sana.

Maka dari itu Perhutani KPH Jombang selalu menjalin kolaborasi, sinergi bersama Forkopimda, Muspika dan Pemerintah Desa setempat terus dilakukan, sebagai dukungan pengawalan dan pengawasan, “Agar tiap langkah Perhutani selaku BUMN dalam memenuhi pendapatan Perusahaan terus berjalan menemukan berbagai solusi terbaik”.

Tetap terjaganya  Kelestarian Hutan, sosial ekonomi masyarakat juga  berjalan, (terjaganya ekologi, ekosistim dan sosial ekonomi).

(Angga)

Perhutani KPH Jombang Perkuat Kelestarian Hutan Sambut Baik Rencana Usaha Produktif PIM Dan Forsil Di Jabung

Informasipro.com
JOMBANG – PERHUTANI (29/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, Perkuat Kelestarian Hutan, dorong rencana usaha produktif pihak (Forsil) Forum Silaturahmi Petani Hutan Mojokerto dan (PIM) Perkumpulan Indonesia Muda Jatim Timur.
Dengan menyampaikan Perhutanan Sosial, usaha produktif dan pelestarian hutan, di wilayah hutan RPH Lebak Jabung, BKPH Jabung.
Serta Peraturan Direksi Perhutani Nomor, 13/PER/DIR/8/2023 tanggal 31 Agustus 2023. Tentang perkoprasian dan Pedoman skema Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) dan Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP).
Kegiatan hari ini dilaksanakan di Kantor Perhutani KPH Jombang pada Senin (29/12).

Administratur Perhutani KPH Jombang Enny Handhayany Y.S. mengungkapkan, perlu diketahui bahwa Perhutani dalam mengemban amanah Negara sebagai pengelolah hutan Negara wajib menjalankan berbagai aturan aturan yang berlaku, termasuk bagaimana agar suksesnya program Negara, tentang ketahanan pangan, swasembada pangan nasional, wajib mengedepankan berjalanya proses kelestarian hutan.
Di sini kita juga perlu melibatkan masyarakat setempat diberbagai kegiatan, termasuk membuka peluang lapangan pekerjaan guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat bagi yang ikut bekerja,” Kami juga mendorong usaha produktif lainya seperti wisata alam, ternak, tanaman kehutanan yang bernilai ekonomi dan lain sebagainya sebagai kegiatan kelola sosial yang dilakukan Perhutani, ada ruang bagi masyarakat sekitar hutan”.
Enny menambahkan disini kami membuka peluang bagi masyarakat dan siapapun, kami sangat mengapresiasi, mengenai berbagai rencana tanaman pohon berbuah, diselah tanaman kehutanan, ternak Madu lebah, wisata alam maupun wisata religius.
Kami terbuka, agar kami dapat menentukan sikap, menyamakan persepsi, sebagai solusi bersama ,untuk keberlangsungan semua pihak, dan terjaganya kelestarian hutan.
Dalam pelaksanaan kemitraan usaha produktif, seperti bersama LMDH yang sudah berjalan, dan yang memungkinkan KKPP, sudah berkoperasi dan berbadan usaha, untuk yang belum ada koperasi kita dorong, juga kita jembatani, kawal, serta kita bantu.
Mari berdayakan masyarakat melalui Koprasi, dengan adanya perkoprasian yang berjalan pastinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya, sebagai dukungan berbagai usaha produktif di kawasan hutan,” Terang Enny.

Baca Juga :  Desa Mojokrapak Rayakan Maulid Nabi Dengan Antusias Tinggi

Alfian Rachmat Darmawan Kepala Kompartemen Hukum dan Advokasi PIM (Perkumpulan Indonesia Muda) Jawa Timur, mengatakan tujuan kami untuk menjalin komunikasi serta berkolaborasi bersama Perhutani, agar menemukan titik terang, prosedur legalitas pengembangan usaha produktif di kawasan hutan bersama masyarakat setempat, “Sekiranya seperti apa saja langkah langkah yang perlu dilaksanakan, agar tak ada pihak yang dirugikan, sehingga nol konflik”.
Pada intinya kepentingan semua pihak sama, bagaimana agar kelestarian hutan berjalan, segi ekologis terpenuhi dan sosial ekonomi petani hutan juga dapat berjalan,”menurut Alfian

Achmad Yani Ketua Forsil (Forum Silaturahmi) Petani hutan kabupaten Mojokerto, mengatakan berbagai rencana untuk peluang usaha bagi masyarakat ditempatnya, antaranya pengembangan jambu mente bersama Infestor minimal yang ditanam 200 pohon, pengembangan wisata rintisan wisata alam dan wisata religius mulai Petilasan Gajah Mada, Outbond, Perkemahan, Pramuka, Arung jeram.
Karena selama ini belum ada kepastian, maka dari itu kami minta arahan seperti apa prosedurnya.
Mengenai prasarat ijin legalitas, hak dan kewajipan untuk pengajuan berbagai usaha produktif masyarakat, agar bisa dikelolah bersama masyarakat.
Harapan kami untuk memperoleh dukungan, pengawalan dari Perhutani maupun Infestor, supaya pengajuan pengelolaan yang kita ajukan, untuk wisata rintisan dan usaha lainya, dapat diterima, sebagai mata pencaharian masyarakat setempat,” Kata Yani

Rois (Konsultan humas PIM Jatim) menyampaikan terimakasih atas waktunya, sehingga kami bisa bersilahturahmi, agar sama sama jalan ,antara Perhutani investor bersama masyarakat,”Mungkin bisa dijadwalkan kumpul musyawarah lain waktu lagi, menyamakan persepsi dengan tujuan yang sama, supaya semua berjalan dengan semestinya”,Pungkas Rois

Dengan tanaman kehutanan berbuah seperti pohon Pete, Durian, Alpokat, Nangka, serta usaha wisata alam, diharapkan akan semakin mendukung meningkatkan kelestarian hutan di sana.
Maka dari itu Perhutani KPH Jombang selalu menjalin kolaborasi, sinergi bersama Forkopimda, Muspika dan Pemerintah Desa setempat terus dilakukan, sebagai dukungan pengawalan dan pengawasan, “Agar tiap langkah Perhutani selaku BUMN dalam memenuhi pendapatan Perusahaan terus berjalan menemukan berbagai solusi terbaik”.
Tetap terjaganya Kelestarian Hutan, sosial ekonomi masyarakat juga berjalan, (terjaganya ekologi, ekosistim dan sosial ekonomi).
(Angga)

Penulis : Angga

Berita Terkait

Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya
Akselerasi Pemerataan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang
Perhutani KPH Jombang Gelar Harlah Perhutani Ke 65 Sekaligus Sampaikan Pesan Dirut Bersama Divre Jatim
Polres Jombang GelarApel Pagi dan Halalbihalal, Perkuat Soliditas Pasca Idulfitri
6 Bus Angkutan Lebaran Gratis, Layani 300 Pemudik Di Berangkatkan Pemkab Jombang 
Demi Pelayanan Tetap Maksimal Dokter Kandungan RSUD Ploso Jombang Ini Batasi Pasien
Giat Rutin Tahunan SPBU 54.614.18 Tambak Rejo Kabupaten jombang Salurkan zakat dan santunan Anak Yatim
Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos PPKS dan PSKS di Lapangan Pemkab Jombang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:26 WIB

Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya

Jumat, 10 April 2026 - 20:23 WIB

Akselerasi Pemerataan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Warsubi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Jombang

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:30 WIB

Perhutani KPH Jombang Gelar Harlah Perhutani Ke 65 Sekaligus Sampaikan Pesan Dirut Bersama Divre Jatim

Senin, 30 Maret 2026 - 14:07 WIB

Polres Jombang GelarApel Pagi dan Halalbihalal, Perkuat Soliditas Pasca Idulfitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:32 WIB

6 Bus Angkutan Lebaran Gratis, Layani 300 Pemudik Di Berangkatkan Pemkab Jombang 

Berita Terbaru