Jombang, Informasipro- 19 Februari 2024 – Hari ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar ajang final Lomba Bahasa dan Seni yang diikuti oleh siswa-siswa SD se-Kabupaten Jombang. Lomba yang diadakan pada pagi hari ini menyajikan berbagai jenis perlombaan menarik seperti pidato Bahasa Jawa, macapat, baca puisi, literasi, dan peragaan busana.
Lomba yang diselenggarakan di beberapa tempat, yaitu Aula Terbuka untuk pidato Bahasa Jawa, Aula 2 untuk macapat, Aula 3 untuk baca puisi, Aula SMK Negeri 3 Jombang untuk literasi, dan Gedung Kesenian Disdikbud Kabupaten Jombang untuk peragaan busana, mengundang antusiasme tinggi dari peserta dan penonton.
Acara ini diresmikan oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Bapak Senen, yang sangat mengapresiasi kompetisi ini sebagai sarana untuk melatih kemampuan berbahasa anak-anak. Dalam sambutannya, beliau menyatakan, “Ini adalah bagian dari upaya kita untuk melestarikan dan membiasakan supaya anak-anak kita saat ini dapat berbahasa Jawa dengan baik.”
Selain itu, Bapak Senen juga menjelaskan tujuan dari lomba ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi dan kemampuan anak-anak sekalian. Ada 5 jenis perlombaan yang dilaksanakan pagi ini, di antaranya Literasi, Baca Puisi, Macapat, Peragaan Busana, dan Pidato Bahasa Jawa,” jelasnya.
Peserta lomba, yang terdiri dari siswa-siswa SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Jombang, menunjukkan semangat dan keahlian luar biasa dalam setiap babak perlombaan. Mereka berkompetisi dengan penuh semangat dan menampilkan penampilan yang memukau di depan dewan juri dan penonton yang hadir.
Lomba ini juga menjadi ajang bagi siswa-siswa untuk menyalurkan kreativitas mereka dalam bahasa dan seni. Puisi-puisi yang dibacakan penuh makna, pidato Bahasa Jawa yang menginspirasi, dan peragaan busana yang memukau mata menjadi sorotan utama dalam lomba ini.
Setelah melalui penilaian yang ketat, juri akhirnya menentukan para pemenang dalam setiap kategori perlombaan. Keputusan ini tidak mudah, mengingat tingginya kualitas dan bakat yang ditunjukkan oleh peserta. Namun, para pemenang akhirnya diumumkan dan diberikan penghargaan oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang.
Lomba Bahasa dan Seni ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi peserta, tetapi juga memberikan kesempatan untuk melestarikan budaya dan bahasa Jawa secara lebih luas. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus diadakan untuk mengembangkan potensi anak-anak dalam bidang bahasa dan seni, serta menjaga kekayaan budaya lokal.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, siswa-siswa SD se-Kabupaten Jombang telah menunjukkan bakat luar biasa mereka dalam Lomba Bahasa dan Seni ini. Keberhasilan mereka adalah cerminan dari dedikasi mereka dalam mempelajari dan melestarikan bahasa dan seni, serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.









