Dinas LH Jombang Buat Anak – anak jadi Eco Warrior, Caranya Bikin Melongo

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, Informasipro – Rabu (16/10/24) menjadi hari yang berbeda bagi puluhan anak usia dini di Jombang. Bertempat di Jombang Fast, tepatnya di alun-alun kota, mereka tidak hanya bermain dan bercengkerama, tetapi juga belajar sesuatu yang mungkin terdengar rumit bagi orang dewasa: pengelolaan sampah berkelanjutan.

 

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Sanggar Hijau Indonesia (SHI) menggelar acara edukasi yang mengajarkan anak-anak bahwa sampah bukan sekadar barang buangan. Melalui metode yang menyenangkan dan interaktif, anak-anak diperkenalkan dengan konsep ‘Si BESUT’, sebuah akronim cerdas yang menggambarkan langkah-langkah pengelolaan sampah.

 

“Si BESUT bukan nama orang, lho,” jelas Ibu Shanti, ketua SHI, sambil tersenyum. “Ini singkatan dari ‘Siap pilah sampah, Bank sampah, Ecobrik, dan kompoS Untuk Tanaman’. Kami ingin anak-anak memahami bahwa mereka bisa menjadi pahlawan lingkungan dari rumah mereka sendiri.”

Baca Juga :  Workshop Bersama Pemerintah Daerah Lindungi Masyarakat dari Lintah Darat Berkedok Koperasi

 

Dalam acara tersebut, anak-anak diajak untuk memilah sampah, membuat ecobrik dari plastik bekas, dan bahkan mencoba membuat kompos sederhana. Mata mereka berbinar-binar saat melihat bagaimana bungkus permen yang biasa mereka buang bisa disulap menjadi tas kecil yang cantik.

 

“Saya tidak tahu kalau sampah bisa jadi mainan!” seru Andi, salah satu peserta berusia 7 tahun, sambil memamerkan gantungan kunci buatannya dari tutup botol bekas.

 

Ibu Shanti menambahkan, “Dengan menerapkan Si BESUT, kita bisa mengurangi timbulan sampah hingga 70%. Bayangkan jika seluruh Jombang melakukannya!”

Baca Juga :  Tampung Aspirasi, Polres Jombang Gelar Minggu Kasih di GKJW Bongsorejo

 

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari orang tua. “Saya senang anak saya belajar ini sejak dini. Dulu kami hanya tahu membuang sampah, sekarang kami tahu cara mengelolanya,” ujar Ibu Marni, salah satu orang tua yang hadir.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Bapak Hadi, menyatakan komitmennya untuk memperluas program ini. “Kami akan membawa ‘Si BESUT’ ke sekolah-sekolah. Jombang harus jadi contoh dalam pengelolaan sampah,” tegasnya.

 

Dengan antusiasme yang ditunjukkan anak-anak dan dukungan dari berbagai pihak, Jombang sepertinya siap melangkah menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan. Melalui ‘Si BESUT’, sampah tidak lagi menjadi masalah, tapi justru solusi kreatif yang menyatukan masyarakat.

Berita Terkait

Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap
Buka PERMATA CAI 2026, Wapres Ajak Santri Perkuat Karakter dan Keterampilan Wirausaha Untuk Hadapi Bonus Demografi
Perhutani KPH Jombang Sosialisasikan Larangan Sumur Bor Di Kawasan Hutan Ke Masyarakat
Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran
Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang
Cegah HIV Aids Melalui. ABCDE
Dandim Letkol Kav Dicky Sambut Kunjungan Kerja Tim 2 Wapang TNI Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si.
Cegah Hiv Aids melalui ABCDE

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:41 WIB

Polres Jombang Ungkap Komplotan Curanmor, Empat Tersangka Ditangkap

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:30 WIB

Buka PERMATA CAI 2026, Wapres Ajak Santri Perkuat Karakter dan Keterampilan Wirausaha Untuk Hadapi Bonus Demografi

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:58 WIB

Perhutani KPH Jombang Sosialisasikan Larangan Sumur Bor Di Kawasan Hutan Ke Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:55 WIB

Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:54 WIB

Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang

Berita Terbaru